Bondowoso – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Jember mengikuti Expo KKN Kecamatan Ijen yang diselenggarakan pada Kamis (6/8/2026) di Kantor Kecamatan Ijen, Kabupaten Bondowoso. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh kelompok KKN yang bertugas di Kecamatan Ijen, meliputi Desa Sempol, Kalianyar, Kalisat, Jampit, dan Sumber Rejo.
Expo tersebut menjadi ajang bagi setiap kelompok KKN untuk memamerkan hasil program kerja yang telah dilaksanakan selama masa pengabdian di desa masing-masing. Berbagai inovasi dan kegiatan dipresentasikan kepada masyarakat, mulai dari produk olahan berbasis potensi lokal hingga program pemberdayaan masyarakat, seperti layanan pemeriksaan kesehatan gratis.
Pada kesempatan tersebut, Kelompok KKN Desa Sempol menampilkan inovasi produk teh herbal berbahan dasar daun kopi Arabika (Raras Folia) dan kulit buah kopi Arabika (Raras Cascara) yang dikembangkan sebagai bentuk diversifikasi produk kopi sekaligus pemanfaatan hasil samping pertanian. Untuk memperkenalkan produk kepada masyarakat, mahasiswa menyediakan 15 pouch teh herbal yang dipasarkan selama kegiatan berlangsung. Seluruh produk yang dibawa berhasil terjual hingga habis, menunjukkan tingginya minat pengunjung terhadap inovasi yang ditampilkan.
Selain memasarkan produk, mahasiswa juga menyediakan tester minuman teh herbal sehingga pengunjung dapat mencicipi secara langsung cita rasa produk sebelum membeli. Sebagai media edukasi, mahasiswa turut membagikan leaflet yang berisi informasi mengenai manfaat, proses pengolahan, serta potensi ekonomi teh herbal dari daun dan kulit kopi. Di stan pameran juga dipasang mading yang menjelaskan latar belakang inovasi serta tahapan pengembangan produk agar masyarakat memperoleh informasi secara lebih lengkap.
"Kami tidak hanya ingin memperkenalkan produk, tetapi juga mengedukasi masyarakat bahwa daun dan kulit kopi memiliki potensi untuk diolah menjadi produk bernilai tambah. Harapannya, inovasi ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat dalam mengembangkan potensi kopi di Desa Sempol," ujar salah seorang mahasiswa KKN Universitas Jember.
Antusiasme pengunjung terlihat sejak awal kegiatan. Banyak masyarakat yang mendatangi stan Kelompok KKN Desa Sempol untuk mencicipi teh herbal, bertanya mengenai proses pembuatannya, hingga membeli produk yang dipamerkan. Respons positif tersebut menunjukkan bahwa inovasi berbasis potensi lokal memiliki peluang untuk terus dikembangkan sebagai produk unggulan desa.
"Rasanya unik dan aromanya berbeda dari teh pada umumnya. Saya baru tahu kalau daun dan kulit kopi bisa diolah menjadi minuman seperti ini," ungkap salah seorang pengunjung Expo KKN Kecamatan Ijen.
Keikutsertaan Kelompok KKN Desa Sempol dalam Expo KKN Kecamatan Ijen tidak hanya menjadi sarana memperkenalkan hasil program kerja kepada masyarakat, tetapi juga menjadi media untuk mengukur penerimaan masyarakat terhadap inovasi yang telah dikembangkan. Habisnya seluruh produk yang dipasarkan serta tingginya antusiasme pengunjung menjadi indikator bahwa pemanfaatan daun dan kulit kopi sebagai teh herbal memiliki prospek yang baik untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai produk unggulan Desa Sempol.
Melalui kegiatan expo ini, mahasiswa KKN Universitas Jember berharap inovasi yang telah diperkenalkan dapat terus dikembangkan oleh masyarakat dan pelaku UMKM setempat. Dengan memanfaatkan potensi kopi secara lebih optimal, diharapkan Desa Sempol tidak hanya dikenal sebagai daerah penghasil kopi Arabika berkualitas, tetapi juga sebagai desa yang mampu menghadirkan inovasi produk bernilai tambah yang mendukung peningkatan ekonomi masyarakat dan pengembangan potensi lokal.